Aku seperti si bodoh..
terlena dengan duri-duri hidup
yang runcing dan beracun..
Kusentuh sambil diam dalam keburukan
mencaci dan meneriaki kata damai tak ada habisnya
Menarik-narik kekosongan dan lara hati..
Mencari tepian di dalam hatiku..
Menemukanmu, tersenyum penuh arti dan terbingkai manis dalam urat-urat nafsuku.
Ku andaikan kamu mengecup getir dalam hidupku..
yang terabaikan begitu lama
haus akan kebebasan dan kepekaaan hati..
Ketentraman jiwa , kebahagiaan raga..
Namun, apakah kau tau..
Ketika sakit ini menerpa dan luka ini terus terbuka..
Maka terangkanlah gelap hanya untukku
Katakanlah aku ada di jiwamu..
Ku andaikan kamu memelukku..
Aku tanamkan percintaan..
Aku hidupkan kemesraan.
Aku hapus semua lukamu..
Aku seperti si bodoh..
tak habisnya mengandaikanmu..
tak habisnya meneriaki kata damai..
tak kuasa menerima diriku..
Aku seperti si bodoh..
karena aku membiarkan diriku mencintaimu
Dan memeliharamu dalam khayal yang tak pernah berakhir.






